
Pentas “Wayang Sampah” Warnai Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2025 di SMPIT Al Uswah Magetan
Pentas “Wayang Sampah” Warnai Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2025 di SMPIT Al Uswah Magetan
Magetan, 30 Oktober 2025 — Suasana penuh semangat dan kekaguman mewarnai halaman SMPIT Al Uswah Magetan saat sekolah ini menggelar Puncak Bulan Bahasa dan Sastra Nasional 2025. Tahun ini, kegiatan tersebut diwarnai oleh sebuah pertunjukan unik dan sarat makna berjudul “Mala Artaka”, yang berarti sampah yang bermakna, mengusung tema besar:
🌿 “Menjaga Bumi Lewat Bahasa, Menjaga Alam Lewat Kata.” 🌿
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, S.Sos., M.M, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan, Bapak Suhardi, M.M.Pd, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) dan Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan literasi dan edukasi lingkungan di kalangan pelajar.
Pentas Wayang Sampah “Mala Artaka” menampilkan kreativitas para siswa yang mengubah bahan limbah menjadi tokoh-tokoh wayang penuh warna dan makna. Dengan narasi sastra yang kuat, pertunjukan ini menyampaikan pesan bahwa seni dan budaya bisa menjadi sarana ampuh dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap bumi.
Kepala SMPIT Al Uswah Magetan menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme seluruh peserta dan apresiasi tinggi dari tamu undangan.
“Kami ingin menegaskan bahwa literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis, tetapi juga berpikir kritis, berkarya, serta menjaga alam dan budaya. Pentas ini menjadi bukti bahwa bahasa dan lingkungan bisa bersatu dalam karya yang indah dan bermakna,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, keluarga besar SMPIT Al Uswah Magetan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, mitra, dan sahabat literasi yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2025.
“Melalui karya Mala Artaka, kami belajar bahwa seni, budaya, dan sastra dapat menjadi jalan untuk menumbuhkan cinta pada lingkungan,” demikian pernyataan resmi pihak sekolah.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga momentum mempererat kolaborasi antara sekolah dan instansi pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berbudaya dan berwawasan lingkungan.
✨ Salam literasi, literasi untuk kesejahteraan! ✨
📚 Tagar:
#BulanBahasa2025
#SMPITALUswahMagetan
#MalaArtaka
#LiterasiUntukKesejahteraan
#MenjagaBumiLewatBahasa